Kembali ke Pusat Informasi
Berita
Kamis, 09 Oktober 2025
•
16
PT Wahana Safety Indonesia Dorong Budaya Keselamatan Kerja Lewat Seminar K3 di Kalsel
PT Wahana Safety Indonesia bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Seminar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Penyerahan Penghargaan K3 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di salah satu hotel di Banjarbaru, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Manajemen Risiko K3 Demi Mewujudkan Tempat Kerja yang Aman, Sehat, dan Selamat” ini diikuti oleh para mitra kerja, perwakilan perusahaan, dan praktisi keselamatan kerja dari berbagai sektor industri di Kalimantan Selatan.
Direktur Sales & Marketing PT Wahana Safety Indonesia, Frans Hermanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dengan Disnakertrans Kalsel dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada PT Wahana Safety Indonesia untuk berkolaborasi dalam kegiatan penting ini. Tema seminar hari ini sangat sejalan dengan visi kami, yaitu memastikan para pekerja dapat bekerja dengan selamat dan pulang ke rumah dengan aman setiap harinya,” ujar Frans.
Frans menjelaskan bahwa manajemen risiko K3 merupakan proses sistematis yang melibatkan identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, serta upaya pengendalian agar kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat diminimalkan.
“Dalam proses pengendalian risiko inilah perusahaan kami hadir, sesuai dengan prinsip hirarki pengendalian risiko. Kami berkomitmen menyediakan alat pelindung diri (APD) terbaik di kelasnya untuk mendukung keselamatan kerja,” jelasnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk menyaksikan demo penggunaan peralatan keselamatan yang disiapkan oleh tim PT Wahana Safety Indonesia.
“Mari kita kosongkan gelas kita masing-masing agar bisa menerima ilmu dan pemaparan dari para narasumber yang kompeten di bidang K3. Tuliskan harapan yang ingin dicapai dari seminar ini, sehingga di akhir acara kita bisa melihat sejauh mana harapan itu terwujud,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Frans berharap kesadaran terhadap pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja semakin meningkat, sehingga budaya keselamatan dapat menjadi bagian dari keseharian setiap pekerja.
“Kami percaya, tempat kerja yang aman dan sehat bukan hanya mendukung produktivitas, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan masa depan para pekerjanya,” tutupnya.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Manajemen Risiko K3 Demi Mewujudkan Tempat Kerja yang Aman, Sehat, dan Selamat” ini diikuti oleh para mitra kerja, perwakilan perusahaan, dan praktisi keselamatan kerja dari berbagai sektor industri di Kalimantan Selatan.
Direktur Sales & Marketing PT Wahana Safety Indonesia, Frans Hermanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dengan Disnakertrans Kalsel dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada PT Wahana Safety Indonesia untuk berkolaborasi dalam kegiatan penting ini. Tema seminar hari ini sangat sejalan dengan visi kami, yaitu memastikan para pekerja dapat bekerja dengan selamat dan pulang ke rumah dengan aman setiap harinya,” ujar Frans.
Frans menjelaskan bahwa manajemen risiko K3 merupakan proses sistematis yang melibatkan identifikasi potensi bahaya, penilaian risiko, serta upaya pengendalian agar kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat diminimalkan.
“Dalam proses pengendalian risiko inilah perusahaan kami hadir, sesuai dengan prinsip hirarki pengendalian risiko. Kami berkomitmen menyediakan alat pelindung diri (APD) terbaik di kelasnya untuk mendukung keselamatan kerja,” jelasnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk menyaksikan demo penggunaan peralatan keselamatan yang disiapkan oleh tim PT Wahana Safety Indonesia.
“Mari kita kosongkan gelas kita masing-masing agar bisa menerima ilmu dan pemaparan dari para narasumber yang kompeten di bidang K3. Tuliskan harapan yang ingin dicapai dari seminar ini, sehingga di akhir acara kita bisa melihat sejauh mana harapan itu terwujud,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Frans berharap kesadaran terhadap pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja semakin meningkat, sehingga budaya keselamatan dapat menjadi bagian dari keseharian setiap pekerja.
“Kami percaya, tempat kerja yang aman dan sehat bukan hanya mendukung produktivitas, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan masa depan para pekerjanya,” tutupnya.
Berita Lainnya
15 Mei 2026
Capaian Indeks Hasil Survey Tahun 2025
Total nilai hasil survey kepuasan masyarakat Tahun 2025 pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan
12 Mei 2026
Lowongan Kerja PT Putra Perkasa Abadi: Plant Support GL (Lifting)
PT Putra Perkasa Abadi, salah satu kontraktor pertambangan terbesar di Indonesia, sedang membuka lowongan kerja untuk posisi Plant Support GL (Lifting). Terbuka bagi lulusan SMK Teknik Mesin dengan pengalaman minimal 3 tahun. Batas pendaftaran hingga 31 Mei 2026.
04 Mei 2026
Kegiatan Sarana Usaha Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Program Latihan Menjahit TA 2026
Pelaksanaan Kegiatan di Desa Rantau Balau Kemintin Kabupaten Hulu Sungai Tengah